36 C
Palangkaraya
Kamis, 15 Oktober 2026
Kalteng Center
DPRD Prov. Kalimantan Tengah

Ketua DPRD Dorong Pemprov Gelar Pasar Murah di Wilayah Berpenghasilan Rendah

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wiyatno.

PALANGKA RAYA — Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Wiyatno, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk memprioritaskan penyelenggaraan pasar penyeimbang atau pasar murah di pemukiman warga berpenghasilan rendah. Langkah tersebut dinilai sangat krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok.

Wiyatno menilai, jika harga sejumlah komoditas pangan saat ini tergolong tinggi dan sukar dijangkau oleh sebagian lapisan masyarakat. “Oleh sebab itu, intervensi pemerintah daerah melalui operasi pasar murah menjadi solusi konkret untuk meringankan beban ekonomi keluarga yang membutuhkan,: ujarnya, Selasa (20/2/2024).

Ia menyarankan, agar penempatan lokasi pasar murah disesuaikan dengan tingkat kerentanan ekonomi warga. “Area sasaran utama mencakup pemukiman pinggiran kota, wilayah perdesaan, hingga titik-titik pemukiman yang memiliki akses jauh dari pusat perdagangan utama,” katanya.

Selain tepat sasaran, Wiyatno menekankan pentingnya keberlanjutan pelaksanaan program tersebut. Ia berharap pasar murah tidak hanya diselenggarakan sebagai agenda insidental, melainkan dapat berjalan secara rutin setiap minggu atau setiap bulan sesuai tingkat kebutuhan daerah.

“Guna memastikan kelancaran program tersebut, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan. Pihak-pihak terkait seperti Bulog, Dinas Perdagangan, serta Dinas Ketahanan Pangan diharapkan dapat berkoordinasi secara optimal untuk menjaga pasokan serta keterjangkauan harga komoditas pangan bagi seluruh masyarakat Kalteng,” tuturnya. (rk1)

Related posts

Serap Aspirasi Dunia Pendidikan, Anggota DPRD Kalteng Gelar Reses ke SMAN 2 Kasongan

Tim Redaksi

Dewan Dorong Pemda Optimalkan Potensi Sektor Unggulan di Wilayah DAS Barito

Tim Redaksi

Perkuat Kelembagaan BUMDes untuk Genjot Ekonomi Desa

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page