Minggu, 30 November 2025
Kalteng Center
Kab. KatinganKabar KaltengOpini & Feature

Wujudkan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, WBP Dilatih Kerajinan Getah Nyatu

PELATIHAN - Dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan melaksanakan pembimbingan dan pelatihan pembuatan kerajinan getah nyatu untuk WBP, pada Sabtu (01/11/2025). (FOTO: IST)

KASONGAN – Dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan melaksanakan kegiatan pembimbingan dan pelatihan pembuatan kerajinan getah nyatu bekerja sama dengan IKM Faneva. pada Sabtu (01/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program akselerasi poin ke-3, yaitu “Penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.” Melalui pelatihan ini, Lapas Kasongan berupaya memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar memiliki keterampilan produktif yang bernilai ekonomi serta mampu bersaing di pasar kreatif lokal maupun nasional.

Pelatihan dipandu oleh Helmi dari IKM Faneva dan diikuti oleh empat WBP, di ruang Bimbingan Kerja Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan. Para peserta diajarkan secara langsung proses pembuatan kerajinan khas Kalimantan Tengah berbahan dasar getah nyatu, mulai dari pengolahan bahan mentah, pembentukan pola, pewarnaan, hingga tahap finishing.

Beberapa hasil karya yang berhasil diselesaikan antara lain plakat Batang Garing, dan miniatur kapal Burung Tingang, yang mencerminkan keindahan budaya Dayak serta semangat kreatif warga binaan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Yordani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Komjen Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto, SH, MH, yang mendorong percepatan pembinaan narapidana agar lebih produktif dan mandiri.

“Kami berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pemberdayaan ekonomi kreatif warga binaan. Melalui keterampilan ini, mereka dapat berkarya sekaligus berkontribusi dalam memperkenalkan potensi budaya Kalimantan Tengah,” ujar Yordani.

Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan tampak tertib, aman, dan kondusif. Petugas Lapas turut mendampingi guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Lapas Kasongan juga berencana melanjutkan pelatihan serupa dengan fokus pada finishing, packaging, dan pemasaran produk, serta menyiapkan ruang pamer mini (display corner) sebagai sarana promosi hasil karya WBP.

Program ini diharapkan menjadi wujud nyata dari semangat Pemasyarakatan Maju, Indonesia Maju, di mana warga binaan tidak hanya dibina tetapi juga diberdayakan untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi kreatif nasional. (kc1)

Related posts

Pj. Sekda Katingan Lepas Keberangkatan Kafilah MTQH XXXIII Tingkat Kalteng

Tim Redaksi

Siap Ikuti Uji Publik, Pemkab Katingan Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Tim Redaksi

Bupati Terima Kunjungan Audiensi Pengurus MD-AHK Katingan

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page