KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) dan Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Kabupaten Katingan Triwulan IV Tahun Anggaran 2025. Kegiatan krusial ini dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Bappedalitbang Kabupaten Katingan, pada Rabu (14/1/2026).
Hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut, Bupati Katingan, Saiful,S.Pd, M.Si bersama Wakil Bupati Katingan, Firdaus, ST dan Sekda Kabupaten Katingan, Dr. Ir. Christian Rain, MT, para Kepala OPD dan seluruh Camat. Rapat ini menjadi momentum penting bagi jajaran eksekutif untuk membedah capaian kinerja fisik maupun keuangan di penghujung tahun anggaran 2025 sebagai bentuk akuntabilitas publik.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa Rakordal bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen vital untuk mengukur sejauh mana program pembangunan menyentuh kepentingan masyarakat. “Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala di lapangan yang menghambat penyerapan anggaran, agar tidak terulang pada siklus anggaran berikutnya,” jelasnya.
Pihak TEPRA juga memaparkan data komprehensif terkait serapan anggaran pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fokus utama pembahasan mengarah pada sinkronisasi antara realisasi fisik proyek di lapangan dengan pelaporan administrasi keuangan, memastikan seluruh program berjalan sesuai koridor hukum dan target waktu yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Sekda Katingan mengingatkan para kepala perangkat daerah untuk mempercepat penyelesaian laporan pertanggungjawaban. Mengingat saat ini, telah memasuki awal tahun 2026. “Ketepatan waktu dalam menutup administrasi tahun 2025 akan sangat mempengaruhi opini laporan keuangan pemerintah daerah di mata Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ujar Rain.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh jajaran Pemkab Katingan untuk terus meningkatkan sinergitas antar-instansi. Dengan berakhirnya evaluasi triwulan IV ini, Pemkab Katingan diharapkan dapat mengawali tahun anggaran 2026 dengan perencanaan yang lebih matang, efektif, dan transparan demi kemajuan Bumi Penyang Hinje Simpei. (kc1)
