KASONGAN – Bupati Katingan Saiful, S.Pd, M.Si mengajak dan meminta partisipasi serta kontribusi para pemegang usaha/kegiatan di wilayah Kabupaten Katingan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya, dengan memanfaatkan jasa layanan pengujian parameter lingkungan hidup yang disediakan laboratorium lingkungan DLH Kabupaten Katingan.
“Pengujian ini merupakan kewajiban dari pemegang usaha/kegiatan untuk melaporkannya secara kontinyu,” kata saiful usai Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pengujian Parameter Kualitas Lingkungan dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembuangan Residu Sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Senin (26/01/2026).
Dia berharap, apa yang sudah dilakukan bersama hari ini jadi momentum yang baik bagi semua untuk dapat bersama-sama, bergandengan tangan dalam rangka memajukan dan membawa Kabupaten Katingan semakin baik kedepannya. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini,” tutur Bupati.
Sebelumnya, Kepala DLH Kabupaten Katingan Yobie Sandra, S.STP, MA jika laboratorium lingkungan yang ada saat ini sudah terakreditasi dan teregistrasi oleh pihak kementerian. Jadi persyaratan dan parameternya sudah cukup lengkap.
“Bukitinya hingga saat ini, kita bisa menarik pelanggan-pelanggan dari luar Kabupaten Katingan. Tidak hanya dari swasta, juga ada dari pemerintah seperti rumah sakit dari Palangka Raya yang bermitra dengan kita. Kedepan, pihak DLH Katingan akan terus berinovasi, mengupdate skil, dan menambah parameter sesuai dengan kemampuan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait dengan pengelolaan lingkungan,” jelasnya.
Terkait Perjanjian Kerjasama Pembuangan Residu Sampah ke TPA, menurut Yobie, ini merupakan salah satu contoh saja. Terkait pengelolaan sampah tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tapi perlu pelibatan semua stakeholder di Kabupaten Katingan.
“Mudah-mudahan dengan adanya penandatanganan ini, akan dapat meningkatkan PAD Kabupaten Katingan. Jadi di tengah kondisi keuangan yang kurang baik saat ini, semoga ini bisa menjadi trigger atau pemicu untuk sumber-sumber pendapatan daerah,” ujar Kepala DLH Katingan. (KC1)
