KASONGAN – Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Tantan Suhaemi, SE menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dalam mengelola lahan gambut secara berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya strategis untuk menjaga ekosistem, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan, pengelolaan gambut harus dilaksanakan melalui pendekatan menyeluruh yang mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. “Dengan cara itu, manfaatnya bisa dirasakan secara berimbang, baik untuk lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” ucap Tantan kepada awak media, baru-baru ini.
Dia menilai, keterlibatan masyarakat lokal sangat penting dalam setiap tahapan program. Mulai dari proses perencanaan hingga implementasi, warga perlu diajak berpartisipasi aktif agar program berjalan efektif dan mendapat dukungan penuh. “Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan pengelolaan gambut di daerah kita,” tuturnya.
Selain itu, Tantan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam menjaga lahan gambut. Ia mendorong agar pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan para ahli dan lembaga penelitian. “Sehingga nantinya, dapat ditemukan metode terbaik untuk mempertahankan kelembaban gambut serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Menurutnya, inisiatif pengelolaan gambut yang terukur dan berbasis riset akan berdampak besar dalam mengurangi risiko bencana lingkungan yang kerap muncul saat musim kemarau. “Langkah ini dapat menjadi solusi konkret agar ancaman Karhutla bisa diminimalkan,” imbuh Tantan.
Lebih jauh, ia berharap program ini mampu menjadikan Kabupaten Katingan sebagai contoh bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. “Saya mengajak semua pihak, termasuk kalangan swasta, akademisi serta masyarakat, untuk bersinergi demi terwujudnya Katingan yang lestari dan makmur,” ucapnya. (kc1)
