KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-21 ulama kharismatik KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul. Kegiatan yang sarat akan nilai spiritual tersebut dipusatkan di Masjid Jami’ Al-Muhajirin, Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, pada Senin (05/01/2026) malam.
Kehadiran Bupati Saiful di tengah jamaah disambut hangat oleh tokoh agama, pengurus masjid, serta masyarakat setempat. Kehadiran tersebut, juga merupakan bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan dalam memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, serta ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat serta menjalankan roda pemerintahan di Katingan.
“Peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Saiful.
Terkait pelaksanaan Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Bupati menekankan pentingnya menjaga warisan nilai-nilai kesantunan dan persatuan yang selama ini diajarkan oleh almarhum. “Sosok Guru Sekumpul merupakan teladan dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, yang relevan untuk terus dirawat guna menjaga keharmonisan antar umat beragama di wilayah Kabupaten Katingan,” katanya.
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Jami’ Al-Muhajirin saat lantunan selawat dan doa bersama berkumandang. Jamaah yang hadir tampak larut dalam kekhusyukan, mengenang jasa dan bimbingan spiritual sang ulama asal Martapura tersebut.
Menutup rangkaian acara, Bupati berharap agar semangat religiusitas ini dapat membawa keberkahan bagi pembangunan daerah. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dan menjaga situasi kondusif di Katingan, sejalan dengan pesan-pesan damai yang disampaikan dalam setiap majelis ilmu dan peringatan hari besar keagamaan. (kc1)
