KUALA KURUN – Kodim 1018/Gunung Mas merampungkan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan Ke-127 tahun anggaran 2026 di Kelurahan Tewah, Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan yang berlangsung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026 itu, berhasil menuntaskan target 100 persen sasaran fisik dan non-fisik.
Komandan Kodim (Dandim) 1018/ Gunung Mas, Letnan Kolonel Akhmad Rahmatullah, mengatakan salah satu pencapaian utama dalam proyek fisik adalah pembukaan badan jalan sepanjang 4.869 meter dengan lebar mencapai 10 meter. Selain akses jalan, pihaknya juga membangun dua unit sarana air bersih, fasilitas MCK, serta melakukan rehabilitasi terhadap dua unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan mushola.
“Sebanyak 80 personel yang tergabung dalam Satgas TMMD dikerahkan untuk menyukseskan agenda pembangunan di Kecamatan Tewah. Kekuatan personel ini terdiri dari kelompok komando, tim teknis, tim asistensi penyuluhan, pasukan SSK Satgas,” jelasnya saat Penutupan Program TMMD Imbangan Ke-127 tahun anggaran 2026.
Akhmad Rahmatullah menjelaskan, bahwa keberhasilan program tersebut juga didukung oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas. Dia berharap hasil pembagunan tersebut nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Tak hanya infrastruktur, Dandim juga memaparkan program itu menyasar aspek non-fisik melalui berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, hukum, hingga kesehatan. “Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan edukasi komprehensif mulai dari bahaya narkoba dan judi online, pencegahan stunting, hingga sosialisasi rekrutmen TNI AD,” tuturnya.
Sementara itu, Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, dalam keterangan tertulisnya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat hingga program tersebut. Dia menegaskan, bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kekuatan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah.
“Saya selaku Pangdam XXII/TB merasa bangga melihat semangat gotong royong yang kembali bangkit di Masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Hal ini membuktikan bahwa budaya leluhur bangsa kita tidak luntue oleh zaman,” katanya.
Dia juga berpesan agar sinergi kuat antar-sektor pembangunan tetap dipertahankan, demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. “Transformasi yang terjadi selama satu bulan ini diharapkan tidak hanya meninggalkan bangunan fisik, tetapi juga memperkokoh kedaulatan bangsa melalui ketahanan wilayah,” ucapnya. (kc1)
