24.3 C
Palangkaraya
Rabu, 6 Mei 2026
Kalteng Center
Hukum & KriminalKabar Kalteng

Orang Hilang, Sempat Bertingkah Aneh dan Lari ke Hutan Belakang Desa Telaga

ORANG HILANG - Seorang pria bernama Jepri (26) alias Seban, dikabarkan menghilang di hutan belakang Desa Telaga, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, sejak Sabtu (06/09/2025). (FOTO: IST)

KASONGAN – Seorang pria bernama Jepri (26) alias Seban, dikabarkan menghilang di hutan belakang Desa Telaga, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, sejak Sabtu (06/09/2025). Kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak Polsek Tasik Payawan dan Kamipang, pada Minggu (07/09/2025) sekitar pukul 18.45 WIB.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ini, berdomisili di RT.003 Desa Karuing. Dia berasal Samba Katung, Tumbang Samba, kecamatan Katingan Tengah. Sebelum menghilang, korban sempat bertingkah aneh seperti orang ketakutan. Hingga kini keberadaannya belum diketahui, upaya pencarian terus dilakukan pika desa bersama Polisi dan TNI serta warga setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelumnya pada Sabtu (06/09/2025) sekitar Pukul 08.00 wib, saksi Suriadi  (43) datang ke lokasi kerja di dalam Sungai Klaru untuk memperbaiki lanting. Dia kemudian menanyakan kepada rekan lainnya, tentang keberadaan korban. Karena seperti biasa, korban selalu membantu melakukan perbaikan.

Salah satu rekannya memberitahu, jika korban sedang tidur di dalam speed boat. Selang sekitar 1 jam kemudian, saksi mengecek ternyata korban tidak ada dan menanyakan kembali kepada rekan lainnya. Karena saat itu, tas, pakaian dan ponsel korban ternyata masih berada di dalam pondok tempat istirahat.

Setelah itu dilakukan pencarian, rekan-rekannya menemukan korban sudah berada di seberang sungai dengan kondisi basah dan hanya mengenakan celana dalam pendek. Rekan-rekannya kemudian mengajak korban kembali ke Desa Telaga dan rencananya, akan melanjutkan perjalanan pulang ke Desa Keruing.

Sesampainya di Desa Telaga sekitar Pukul 14.45 WIB, rekan-rekan korban sempat beristirahat makan. Kala itu, korban sempat bilang meminjam uang sebesar Rp. 1 Juta  untuk keperluan di rumahnya. Korban juga sempat meminta rokok. Saat rekannya hendak mengambil korek api di dalam tas, tiba-tiba korban lari dan terjun ke sungai dengan masih menggunakan baju kaos warna putih dan celana panjang serta sempat berenang sekitar 20 meter dari tempat makan.

Disaksikan warga sekitar, rekan-rekannya sempat mau mengamankan namun korban berteriak “Ampun mang…ampun mang”. Korban lalui naik ke tebing dan berlari masuk kedalam hutan yang berada di belakang Desa Telaga, sekitar Pukul 15.00 WIB.

Rekan-rekannya serta warga berusaha mengejar, namun tidak menemukannya. Kepala Desa Telaga bersama aparatnya serta warga setemat, berusaha membantu untuk melakukan pencarian. Hingga kini, korban masih belum ditemukan.

Camat Kamipang, Ade Irwan membenarkan kejadian tersebut dan upaya pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. “Pemerintah kecamatan sudah turun ke lapangan. Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa, TNI, Polri, dan masyarakat untuk melakukan upaya pencarian,” jelasnya, Selasa (09/09/2025).

Menurut Camat, dalam upaya pencarian juga dibantu oleh pihak World Wildlife Fund (WWF). Mereka menggunakan teknologi drone termal yang mampu mendeteksi suhu panas tubuh, untuk mendapatkan posisi koordinat koban. “Kita berharap, mudah-mudahan ini akan membantu dan korban segera dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Ade. (kc1)

Related posts

Pemkab Komitmen Dukung Program Penanggulangan dan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkotika

Tim Redaksi

Kakanwil Ditjenpas Kalteng Tegaskan, Seluruh Jajaran Pemasyarakatan Tidak Boleh Terlibat Peredaran Narkoba

Tim Redaksi

Gali Potensi Pelaku UMKM Lewat Adaro Specta Preneur Barsel Tahun 2025

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page