KUALA KURUN – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Babinsa Koramil 1018-02/Manuhing dengan memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaannya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu Karhutla, terutama di tengah kondisi musim kemarau.
Babinsa Koramil 1018-02/Manuhing, Sertu Sumarso, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kamis (20/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak warga bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran.
Sertu Sumarso menyampaikan sosialisasi mengenai bahaya Karhutla serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Selain itu, warga juga diingatkan mengenai sanksi hukum yang dapat dikenakan apabila dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.
“Saya meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih saat kondisi cuaca panas dan kering yang dapat mempercepat penyebaran api,” ujarnya.
Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Karena itu, warga diharapkan lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.
“Saya akan terus mengajak warga agar jangan melakukan pembakaran hutan untuk membuka lahan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan kelestarian hutan agar terhindar dari bahaya Karhutla,” pungkas Sertu Sumarso. (kc3)
