KUALA KURUN – Dalam rangka mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Sesko TNI melaksanakan kegiatan Penyuluhan Karhutla kepada Masyarakat Gunung Mas, Kamis (03/09/2026).
Penyuluhan menyasar tiga titik lokasi penting di Kabupaten Gunung Mas. Sasaran pertama adalah Kantor Kodim 1018/Gms, Kantor BPBD Gunung Mas dan Kantor ATR/BPN Gunung Mas yang berada di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.
Di sini Pasis Sesko TNI LVI memberikan pemahaman terkait regulasi pencegahan Karhutla, sanksi hukum pembakaran lahan, serta peran aktif pemerintah dalam melakukan deteksi dini dan pelaporan cepat jika ditemukan titik api.
Penyuluhan yang dibawakan oleh Pasis Sesko TNI ini mencakup strategi penanganan karhutla, pemetaan wilayah rawan, serta pola koordinasi lintas instansi. Â Pasis Sesko TNI LVI juga mendatangi Perkantoran untuk berkordinasi dan bersosialisai agar hubungan TNI dan pemerintah daerah bisa terus berjalan baik dan Lancar.
Materi yang disampaikan menekankan teknik deteksi dini titik panas (hotspot), pemanfaatan aplikasi pemantauan satelit, serta langkah cepat saat muncul indikasi kebakaran.
Babinsa diminta aktif memantau kondisi lapangan serta melaporkan perubahan cuaca atau aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran.
Kodim 1018/Gms mencatat sejumlah titik rawan karhutla di wilayah Kabupaten Gunung Mas, terutama pada area dengan vegetasi kering dan lahan yang pernah terbakar pada tahun-tahun sebelumnya.
Melalui penyuluhan ini Pasis Sesko TNI LVI berharap koordinasi di lapangan semakin solid sehingga penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan aman. (kc3)
