PURUK CAHU – Kesiapan infrastruktur penunjang menjadi kunci utama guna menjamin kelancaran hajatan besar tingkat regional di Kabupaten Murung Raya (Mura). Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mura, Dina Maulidah, S.HI menegaskan bahwa ketersediaan serta kelayakan venue merupakan faktor paling vital dalam menentukan suksesnya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026.
Penegasan tersebut disampaikannya usai melakukan peninjauan intensif ke sejumlah titik lokasi yang diplot menjadi gelanggang perlombaan. Langkah ini dilakukan mengingat agenda keagamaan antar-Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kalteng tersebut sudah semakin dekat, yakni dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 28 Juni 2026 mendatang.
Sebagai figur yang juga terlibat dalam struktur panitia penyelenggara, Dina menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus digenjot oleh pemerintah daerah. “Kegiatan MTQ Korpri tingkat provinsi ini menjadi momentum penting bagi Murung Raya untuk menunjukkan kesiapan serta kemampuan dalam menyelenggarakan event berskala besar,” ujarnya, baru-baru ini.
Dina mengingatkan, standar venue yang baik tidak sekadar diukur dari fisik tempat pertandingan belakangan. Aspek pendukung lain seperti tingkat kenyamanan, sistem pencahayaan, akustik, hingga aksesibilitas bagi para peserta, dewan hakim, serta tamu undangan dari 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalteng wajib dipastikan berfungsi secara optimal tanpa kendala teknis.
Tercatat, sebanyak sembilan lokasi disiapkan khusus untuk memfasilitasi berbagai cabang syiar Al-Qur’an tersebut. Selain ajang adu bakat seni religi, event tahunan ini dinilai efektif untuk mempererat tali silaturahmi korps birokrasi sekaligus menjadi panggung promosi potensi kebudayaan, pariwisata, dan UMKM lokal Murung Raya kepada para pendatang.
Dina mengajak seluruh lapisan masyarakat Mura untuk mengambil bagian sebagai tuan rumah yang ramah dan hangat. “DPRD Murung Raya berharap pelaksanaan MTQ Korpri dapat memberikan dampak positif, baik dalam peningkatan nilai religius masyarakat maupun dalam mempromosikan potensi daerah,” imbuhnya. (kc4)
