KUALA KURUN – Personel Kodim 1018/Gunung Mas (Gumas) secara intensif melaksanakan patroli keliling di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), guna memantau kondisi wilayah serta mengantisipasi munculnya titik panas (hotspot) yang berpotensi memicu kebakaran, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk mendeteksi secara dini potensi terjadinya karhutla, sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Komandan Kodim (Dandim) 1018/Gunung Mas, Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan patroli secara intensif serta memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat karhutla.
Baca Juga : Danramil 1018-03/Rungan dan Anggota Hadiri Gerakan Tanam, Harubuh Nugal dan Pasar Tani
Dandim juga mengingatkan masyarakat, agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Selain dapat merusak lingkungan, tindakan tersebut juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas sehari-hari.
“Seluruh personel agar terus meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran, segera laporkan kepada pihak Kodim atau Koramil setempat agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Dandim.
Melalui patroli rutin dan sinergi bersama masyarakat, Kodim 1018/Gunung Mas berharap potensi karhutla dapat dicegah sejak dini. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi mengenai titik api juga sangat penting untuk mempercepat penanganan serta mencegah kebakaran meluas.
Kodim 1018/Gunung Mas berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan karhutla demi menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas. (kc3)
