PALANGKA RAYA — Pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten, didorong untuk lebih aktif menggali dan mengoptimalkan berbagai sektor potensial di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. Langkah ini dinilai strategis guna memperkuat perekonomian lokal sekaligus menopang ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purman Jaya, menyatakan bahwa wilayah DAS Barito menyimpan potensi ekonomi yang melimpah hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Sektor-sektor unggulan tersebut meliputi pertanian, perkebunan hortikultura, perikanan, peternakan, hingga pariwisata.
“Sektor ketahanan pangan di wilayah DAS Barito sangat potensial untuk dikembangkan, khususnya pertanian. Hal ini didukung oleh tingkat kesuburan tanah di kawasan tersebut yang relatif cukup baik,” ujar Purman di Palangka Raya, Selasa (13/2/2024).
Selain sektor pangan, Purman juga menyoroti besarnya peluang pengembangan pariwisata berbasis desa. Banyak kawasan pedesaan di DAS Barito—seperti di Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara—memiliki daya tarik wisata alam yang menjanjikan, termasuk objek wisata air terjun. Namun, potensi tersebut dinilai belum tergarap secara maksimal.
“Sejumlah desa di Murung Raya dan Barito Utara memiliki objek wisata alam yang sangat bagus. Agar dapat berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, tentu dibutuhkan perhatian dan sentuhan kebijakan dari pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia meyakini, pengelolaan dan pemanfaatan potensi kawasan DAS Barito secara terpadu tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan warga setempat, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan Kalteng dalam jangka panjang. (rk1)
