KUALA KURUN – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengimbau generasi muda di wilayah setempat untuk tumbuh menjadi pelindung aset daerah. Pemuda dan remaja diharapkan tidak lagi merusak fasilitas publik yang ada, demi mempertahankan keindahan serta kenyamanan lingkungan Kota Kuala Kurun dan sekitarnya.
Sorotan tajam ini disampaikan oleh Anggota DPRD Gunung Mas, Elvie Esie. Dia menyayangkan, karena masih maraknya aksi vandalisme yang menargetkan sarana publik. Corat-coret tak bertanggung jawab kerap ditemukan di area rumah ibadah, gedung Christian Center, hingga konstruksi jembatan.
Melihat kondisi tersebut, Elvie menyoroti pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk merangkul serta mengedukasi generasi muda. “Fasilitas publik dibangun menggunakan dana rakyat untuk kepentingan kita bersama. Sangat disayangkan jika dinodai oleh coretan atau dirusak, karena itu jelas merusak estetika dan kenyamanan kota,” ungkap Elvie, Selasa (28/7/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III ini mencontohkan kawasan Bundaran Kuala Kurun. Padahal, tempat tersebut telah disulap pemerintah menjadi area bersantai dan olahraga yang nyaman. “Namun, beberapa sudut fasilitas di lokasi tersebut justru perlahan rusak akibat ulah pihak-pihak tak bertanggung jawab,” bebernya.
Kerusakan akibat ulah tangan jahil ini juga menyasar elemen kota lainnya, seperti penerangan jalan umum (PJU), trotoar, pagar pembatas, pot bunga hias, hingga bangku taman.
Guna menekan angka kerusakan aset negara ini, Elvie menegaskan perlunya sinergi antara pengawasan ketat dari instansi pemerintah terkait dan kepedulian aktif dari warga sekitar.
“Pagar kota, lampu jalan, dan fasilitas umum lainnya itu adalah aset milik negara yang manfaatnya kembali ke masyarakat. Jadi mari kita tumbuhkan rasa memiliki dan saling menjaga,” pungkasnya. (kc3)
