Minggu, 30 November 2025
Kalteng Center
EksekutifKab. Barito SelatanKabar Kalteng

Wabup Resmikan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Barsel Tahun 2025

FOTO BERSAMA - Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha saat menghadiri peresmikan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Barsel Tahun 2025, di Aula Dinas Pendidikan Barsel, Rabu (22/10/2025). (FOTO: IST)

BUNTOK – Wakil Bupati (Wabup) Barito Selatan (Barsel), Khristianto Yudha mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Ajakan tersebut disampaikan Khristianto Yudha saat meresmikan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Barsel Tahun 2025 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Barsel, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, pelaksanaan FTBI berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2007 serta Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014 yang mengatur tentang pelestarian dan pengembangan bahasa daerah.

“Dengan berpedoman pada dasar hukum tersebut, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat bersama-sama melestarikan warisan bahasa ibu kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Festival ini, sebut Wabup, merupakan wujud nyata upaya pemerintah daerah dalam mempertahankan keberlangsungan bahasa daerah di tengah arus globalisasi dewasa ini. “Melalui kegiatan ini hendaknya bisa menjadi momentum bagi pelajar dan tenaga pendidik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah agar tidak punah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Barsel, Manat Simanjuntak mengatakan, bahwa kegiatan FTBI tahun 2025 diikuti oeh sebanyak 282 peserta dari tingkat SD dan SMP se-Kabupaten. “Festival ini juga mempertandingkan sejumlah cabang lomba yang terbagi berdasarkan dua bahasa daerah, yaitu Bahasa Dayak Bakumpai dan Bahasa Dayak Maanyan,” ungkapnya.

Dijelaskan, cabang yang dilombakan untuk Bahasa Bakumpai meliputi mendongeng, pidato, cipta puisi, menulis cerpen, komedi tunggal dan karungut, sedangkan Bahasa Dayak Maanyan mencakup mendongeng, pidato, cipta puisi, menulis cerpen, komedi dan tumet leut.

“Nantinya semua peserta akan berlomba memperebutkan total hadiah yang disediakan panitia mencapai Rp50 juta. Tentunya ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para peserta yang berprestasi,” ujarnya.

FTBI diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian bahasa daerah di Barsel. (Kc5)

Related posts

Danramil 1019-03/Kth Hadiri Penyaluran Perdana BLT Inflasi Tahun 2025

Tim Redaksi

Dewan Dukung Inventarisasi Perubahan Kawasan Hutan di Wilayah Kabupaten Katingan

Tim Redaksi

Pemkab Katingan dan Kotim Jalin Kerja Sama Guna Mendukung Percepatan Pembangunan

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page