24.3 C
Palangkaraya
Rabu, 4 Februari 2026
Kalteng Center
Hukum & KriminalKab. KatinganKabar Kalteng

Pasar Kasongan Terbakar, Puluhan Rumah, Toko, Barak dan Bangunan Sekolah Ludes

KEBAKARAN - Api berkobar di kawasan Pasar Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan hingga menghanguskan rumah warga, toko, barak dan bangunan sekolah, Minggu (25/01/2026) malam. (FOTO: IST)

KASONGAN – Api berkobar menghanguskan kawasan Pasar Kasongan di Jalan Kampung Baru dan Jalan Bungai, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Minggu (25/01/2026) malam. Sejumlah bangunan, rumah, toko barak dan sekolah ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

​Informasi yang dihimpun menyebutkan, api pertama kali terlihat muncul sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan warga di lokasi kejadian, api merembet dengan sangat cepat ke bangunan di sekitarnya. Kondisi cuaca yang kering akibat tidak lama tidak turunnya hujan dan banyak bangunan berkonstruksi kayu, menyebabkan api sulit dikendalikan.

​Selain pemukiman dan tempat usaha, bangunan sekolah Al-Badar Kasongan yang berada di komplek tersebut juga ludes terbakar. ​Upaya pemadaman dilakukan  oleh Tim BPBD, Damkar Kasongan, Damkar Katunen, Damkar Kereng pangi, AWC Polres, Tim Relawan Kasongan, Tim Relawan Kereng Pangi, Tim Relawan Palangka Raya, KPHP Kasongan, KPHP Provinsi Kalteng. Api dapat dipadamkan pada Senin (26/01/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, SH, SIK, MH, terjun langsung meninjau lokasi kebakaran, Minggu (25/1/2026) sekitar 23.00 WIB.  Kala itu, api masih berkobar. Dia juga memberikan instruksi kepada personel kepolisian, untuk menurunkan bantuan Armoured Water Cannon (AWC) atau mobil water canon Polri serta pengaturan arus lalu lintas.

​”Kami turun langsung untuk memastikan area steril agar tidak membahayakan warga, prioritas utama saat ini keselamatan jiwa. Selain itu, memastikan jalur Damkar dan relawan tidak terhambat oleh kerumunan. Tim Identifikasi (Inafis) Polres akaan melakukan olah TKP, guna mengetahui penyebab kejadian,” ujar Kapolres di lokasi kejadian.

Sementara Kapolsek Katingan Hilir Polres Katingan Ipda Harry Meilantara, SIP, MAP menyampaikan bahwa data sementara dari Keterangan Ketua RT. 7, jumlah rumah yang terbakar ada 11. Yakni milik Bapak Rio, Pakle Sate, Mama Via/Lamsinah, M. Sudima, Ahmat, Ali Iskandar, Bidan Suhermini, Guru Sarbani, H. Sahrudin, Siran dan Mama Madan.

“Selain itu, ada dua bangunan toko terbuat dari kayu milik Ulau dan Santy. Kemudian satu bangunan barak 6 pintu terbuat dari kayu, serta tiga bangunan  SD, MTs dan MA Al-Badar ikut juga terbakar. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, untuk kerugian masih belum diketahui,” terang Harry.

Kapolsek mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan di lapangan diperkirakan kebakaran awalnya terjadi di antara Toko milik Ulau dan rumah Ali Iskandar, hingga kemudian merembeT ke bangunan di sekitarnya. “Asal mula api hingga menyebabkan terjadinya kebakaran masih belum diketahui dan dalam lidik,” ucapnya.

Pada Senin (26/01/2026) pagi, Bupati Katingan Saiful, S.Pd, Msi didampingi sejumlah kepala OPD turun langsung ke lokasi kejadian. Dia juga berbincang-bincang dengan para warga dan korban kebakaran. “Kepada para korban kami harapkan bersabar, karena tidak ada yang menginginkan  hal demikian. Kita berusaha membantu memperkuat mental para korban,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Saiful, pemerintah daerah akan memberikan bantuan baik berupa sembako, pakaian dan hal lainnya. Pihaknya juga akan menggelar rapat khusus, guna membahas terkait penanganan terhadap para korban musibah kebakaran ini.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola yayasan sekolah, para siswa nantinya akan ditampung sementara waktu di Kasongan seberang. Diharapkan, proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun terjadi musibah ini,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Yayasan Al-Badar Kasongan, H. Murjani menyebut jika kondisi bangunan sekolah saat ini hanya menyisakan puing-puing. Dalam kejadian ini, bangunan gedung MIN dan MTs habis terbakar. “Untung untuk tingkat Aliyah, posisinya aman dan tidak terkena api,” ujarnya saat memantau lokasi sisa kebakaran, Senin (26/01/2026).

​Menurut dia, akibat kejadian ini sebanyak 200 siswa MIN dan 100 siswa MTs Al-Badar kehilangan ruang kelas untuk belajar. Pihak sekolah dan yayasan akan menggelar rapat koordinasi di Kantor Kemenag Katingan. “Fokus utamanya, untuk menentukan kelanjutan proses belajar mengajar bagi ratusan siswa yang terdampak. Apakah nantinya akan dilakukan secara tatap muka (menumpang/darurat) atau dialihkan ke sistem daring,” ucapnya. (kc1)

Related posts

Babinsa Koramil 01/Sepang Laksanakan Komsos dan Pantau Wilayah Binaan

Tim Redaksi

Pemkab Katingan Berkomitmen Jadikan Keterbukaan Informasi Sebagai Bagian Budaya Birokrasi

Tim Redaksi

Bupati Pimpin Rapat Koordinasi dan Strategi Daerah Terkait APBD Tahun Anggaran 2026

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page