PURUK CAHU – Langkah pelestarian olahraga tradisional Balogo yang digerakkan oleh Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) Kabupaten Murung Raya mendapatkan dukungan penuh dari kalangan legislatif. Olahraga khas Suku Dayak ini dinilai sukses bertransformasi dari sekadar permainan rakyat menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui secara resmi.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, menegaskan pentingnya menjaga eksistensi permainan tradisional ini di tengah gempuran modernisasi. “Balogo bukan hanya instrumen olahraga biasa, melainkan media strategis untuk mempererat persaudaraan, menanamkan nilai-nilai sportivitas, serta menjaga warisan leluhur agar tetap lestari di kalangan generasi muda,” katanya, Jumat (22/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Mahyono di Puruk Cahu, menyusul kabar membanggakan dari ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 yang berlangsung di Palangka Raya. Dalam festival bergengsi tingkat provinsi tersebut, kontingen Balogo asal Kabupaten Murung Raya berhasil menorehkan prestasi gemilang.
Mahyono membeberkan, bahwa perwakilan Murung Raya turun di empat kategori lomba yang dipertandingkan. “Hasilnya sangat memuaskan, di mana kategori kelompok Tiga Berkawan, sukses menyabet podium tertinggi sebagai juara pertama. Prestasi ini menjadi pembuktian awal bahwa potensi atlet daerah di cabang ini sangat besar,” sebutnya.
Rasa bangga Mahyono kian bertambah, setelah mengetahui bahwa kemenangan tersebut diraih dengan masa persiapan yang terbilang sangat minim. “Para atlet Murung Raya tercatat hanya menjalani pemusatan latihan intensif selama kurang lebih 20 hari, sebelum bertolak ke arena kompetisi di ibu kota provinsi,” ujarnya.
Legislator dari Murung Raya ini mendorong Pengurus GOBI setempat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh pasca-kompetisi, agar kategori lomba lainnya bisa menyusul kesuksesan yang sama. “DPRD berkomitmen penuh mendukung pengembangan olahraga tradisional ini, demi memasyarakatkan gaya hidup sehat sekaligus membentengi identitas budaya bangsa,” imbuhnya. (kc4)
