21.5 C
Palangkaraya
Jumat, 7 Agustus 2026
Kalteng Center
DPRD Kab. Gunung MasKabar KaltengLegislatif

Tak Cuma Jadi ASN, DPRD Ajak Pemuda Bidik Peluang Wirausaha

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Gunung Mas, Espriadi. (FOTO: IST)

KUALA KURUN – Fenomena berburu kursi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi magnet utama bagi sebagian besar generasi muda. Padahal, peluang untuk menjadi wirausahawan mandiri dan menciptakan lapangan kerja baru di daerah masih terbuka lebar.

Terkait itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Gunung Mas, Espriadi mengimbau para pemuda agar tidak sekadar menggantungkan cita-cita sebagai pegawai negeri, Mereka harus mulai berani mengasah keahlian serta peka melihat potensi bisnis di sekitar.

Espriadi turut memberikan apresiasi atas langkah strategis Pemerintah Daerah melalui Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Distransnakerkop-UKM) yang konsisten menggelar berbagai program pelatihan keterampilan.

“Langkah yang diambil dinas terkait ini sangat bernilai positif bagi peningkatan kualitas SDM daerah. Melalui pelatihan ini, bakat dan potensi anak muda dipoles hingga menjadi keahlian konkret yang bisa mendatangkan penghasilan,” ungkap Espriadi, Kamis (6/8/2026).

Politisi dari Partai Perindo ini menekankan, bahwa tolok ukur kesuksesan seorang individu tidak semata-mata diukur dari status ASN. “Menjadi wirausahawan mandiri yang berdikari justru merupakan bentuk pencapaian yang sangat membanggakan,” ucapnya.

Ia mencontohkan salah satu peluang riil yang masih minim kompetitor di Gunung Mas, yakni jasa penjahit pakaian. Banyaknya permintaan masyarakat yang belum seimbang dengan jumlah tenaga penjahit membuat sektor ini amat menjanjikan.

“Masyarakat kerap harus mengantre lama hanya untuk menjahit pakaian karena kuantitas penjahit kita masih terbatas. Ini adalah bukti nyata bahwa peluang bisnis itu ada. Jika pemuda mau serius belajar menjahit lewat pelatihan pemerintah, pasarnya sudah menunggu,” ujarnya.

Espriadi berharap, generasi muda di Kabupaten Gunung Mas tidak menyia-nyiakan fasilitas pelatihan gratis yang difasilitasi oleh pemerintah. Keterampilan praktis, dianggap sebagai modal utama untuk membentuk pribadi yang produktif dan mandiri.

“Jangan sampai pemuda kita kalah bersaing karena minim pengalaman dan keahlian. Manfaatkan setiap program pelatihan dengan optimal. Siapa tahu, berawal dari satu unit mesin jahit, lahir pengusaha sukses baru dari Gunung Mas,” tutupnya. (kc3)

Related posts

DPRD Dorong Kebun Raya Katingan Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Kalimantan

Tim Redaksi

TMMD Imbangan ke-128, Kodim 1019/Katingan Bangun Sumur Bor di Desa Tewang Baringin

Tim Redaksi

Tingkatkan Kapasitas Jurnalis, PWI Barsel Kaji Tiru Ke PWI Yogayakarta

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page