PURUK CAHU – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, memberikan catatan tebal terkait pelaksanaan pembangunan di daerah. Dia menegaskan, bahwa setiap proyek fisik maupun non-fisik yang dikerjakan oleh pemerintah daerah harus tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Bagi Imanudin, suara miring berupa aspirasi, kritik, hingga keluhan yang datang dari warga tidak boleh dianggap angin lalu. Namun, wajib dijadikan bahan evaluasi mendalam untuk menyempurnakan program yang tengah berjalan.
“Tugas belum selesai, dan kita harus fokus melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan, meskipun dilakukan secara bertahap,” kata Imanudin, Kamis (7/5/2026).
Dia mengingatkan, bahwa keterlambatan pengerjaan sebuah program atau infrastruktur memiliki efek domino yang besar. “Dampak utamanya bukan sekadar masalah administrasi atau angka di atas kertas, melainkan kerugian langsung bagi masyarakat yang hak pelayanan publiknya menjadi terhambat,” ucapnya.
Guna mengantisipasi polemik yang berkepanjangan, Imanudin mendorong pemerintah daerah beserta kontraktor pelaksana untuk lebih responsif terhadap keluhan fasilitas dasar warga. “Kami menyarankan agar dibuka ruang komunikasi yang transparan antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Di sisi lain, Imanudin juga mengapresiasi peran pers. Menurutnya, media massa memiliki andil strategis sebagai penyambung lidah masyarakat dalam menyalurkan aspirasi kepada pembuat kebijakan. “Saya berharap pemerintah daerah selalu menyikapi pemberitaan secara positif sebagai instrumen kontrol sosial demi kemajuan Murung Raya,” imbuhnya. (kc4)
