PURUK CAHU – Generasi muda Kabupaten Murung Raya (Mura) dituntut untuk tidak sekadar menjadi penonton di era digital. Anggota DPRD Mura, Akhirudin, menegaskan bahwa kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi secara positif oleh anak muda adalah modal krusial untuk mendongkrak pembangunan daerah.
Menurut Akhirudin, pemuda masa kini harus jeli melihat perkembangan teknologi sebagai peluang emas untuk mengasah keahlian (skill) dan meningkatkan daya saing global. Kontribusi nyata tersebut, lanjutnya, bisa disalurkan melalui berbagai sektor mulai dari olahraga, seni budaya, hingga dunia kewirausahaan.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Berbagai kegiatan positif yang diikuti anak-anak muda menunjukkan adanya kepedulian dan semangat untuk membangun daerah. Hal ini patut kita apresiasi dan terus didorong,” ujar Akhirudin, Senin (11/05/2026).
Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini optimistis, perpaduan antara kecerdasan digital dan kreativitas anak muda mampu melahirkan inovasi serta lapangan usaha baru yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. “Selain itu, aktif dalam kegiatan positif dinilai efektif dalam membentuk karakter pemuda yang disiplin, bertanggung jawab, dan solid,” katanya.
Di sisi lain, Akhirudin juga memberikan lampu kuning agar generasi muda Mura tetap mawas diri. Dia mengingatkan agar mereka tidak terjebak dalam lingkaran hitam yang merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga maraknya judi online (judol).
“Penguasaan teknologi yang bijak dan mentalitas wirausaha adalah bekal paling ampuh untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif. Saya berharap, pemuda Murung Raya mampu tampil sebagai teladan di masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah,” imbuhnya. (kc4)
