Kalteng Center
DPRD Kab. Murung RayaKabar KaltengLegislatif

Jelang Idul Adha, DPRD Minta Dinas Terkait Periksa Ketat Kesehatan Hewan Kurban

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno. (FOTO: NET)

PURUK CAHU – Langkah antisipasi menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mulai disuarakan oleh kalangan legislatif Kabupaten Murung Raya. Pemerintah daerah melalui dinas terkait diminta untuk segera bergerak aktif guna memastikan, seluruh hewan kurban yang beredar di masyarakat berada dalam kondisi aman dan konsumsi yang layak.

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, memnta instansi yang membidangi fungsi peternakan agar segera menerjunkan tim kesehatan hewan ke lapangan. “Pemeriksaan klinis secara menyeluruh terhadap komoditas sapi maupun kambing sangat penting, untuk mendeteksi penularan penyakit sedini mungkin sebelum hari penyembelihan yang jatuh pada 27 Mei 2026,” ujarnya, Jumat (23/5/2026).

Politisi dari Partai Gerindra ini memberikan perhatian khusus pada titik-titik krusial, seperti kawasan peternakan lokal serta lapak para pedagang hewan musiman yang biasanya menjadi rujukan utama bagi para panitia kurban dalam berburu hewan sembelihan. Dia juga mengimbau para peternak dan panitia kurban di tingkat masjid maupun lingkungan RT, agar lebih selektif.

“Saya menyarankan agar proses pembelian hewan kurban sedapat mungkin didampingi oleh petugas medis veteriner, serta meminta para peternak segera melapor jika mendapati adanya gejala klinis atau keanehan pada kondisi fisik ternak mereka,” ucapnya.

Di sisi lain, legislator Murung Raya ini turut memberikan apresiasi tinggi atas langkah taktis pemkab yang sebelumnya telah menggelar pelatihan bagi 112 juru sembelih halal (Juleha). Kendati standardisasi kehalalan proses penyembelihan sudah dibekali dengan baik, dia menekankan bahwa jaminan kesehatan dari komoditas hewan itu sendiri tetap menjadi hulu yang paling utama.

“Kami berharap percepatan tracing dan pemeriksaan kesehatan hewan ini dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Murung Raya. Sinergi yang kuat antara dinas terkait, peternak, dan panitia kurban diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi umat Muslim yang merayakan ibadah kurban, sekaligus menghindarkan masyarakat dari dampak konsumsi daging yang tidak higienis,” katanya. (kc4)

Related posts

KONI Diminta Matangkan Kesiapan Cabor Hadapi Porprov Tahun 2026

Tim Redaksi

Wabup Barsel Remi Lantik dr. Dadang Baskoro Nugroho Jabat Direktur RSUD Buntok

Tim Redaksi

RSUD Jaraga Sasameh Buntok Persiapkan Re-akreditasi Rumah Sakit

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page