KASONGAN — Program penguatan dan peningkatan pendayagunaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan kembali menunjukkan perkembangan positif. Setelah sebelumnya dipasarkan di Galeri Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, kini produk hasil karya WBP semakin berkembang dengan penambahan jenis produk serta perluasan jaringan pemasaran ke Moneng Galeri Palangka Raya, Kamis (23/04/2026).
Adapun produk yang saat ini dipasarkan meliputi kerajinan khas berbahan getah nyatu, seperti pelekat dan gantungan kunci dengan desain budaya lokal, serta gelang lilis lamiang berbahan manik-manik etnik. Khusus untuk produk terbaru berupa gantungan kunci getah nyatu, menjadi inovasi pengembangan produk yang diminati karena desainnya yang sederhana, unik, dan memiliki nilai khas daerah kalimantan tengah.

Selain tersedia di Galeri Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol Nomor 25 Palangka Raya, produk WBP Lapas Kasongan kini juga mulai dipasarkan di Moneng Galeri yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja VI Nomor 01A Palangka Raya. Perluasan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing dan jangkauan pemasaran produk UMKM hasil pembinaan.
Seluruh produk tersebut merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, di mana warga binaan dibekali keterampilan mulai dari proses produksi hingga pemahaman dasar pemasaran. Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan teknis, tetapi juga membangun jiwa kewirausahaan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, menyampaikan bahwa pengembangan produk dan perluasan pemasaran merupakan bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan.
“Penambahan produk baru dan perluasan pemasaran ini menjadi bukti, bahwa hasil karya warga binaan mampu berkembang dan bersaing. Kami berharap, hal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya serta memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya penguatan produk dan jaringan pemasaran ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan optimis bahwa produk UMKM hasil karya WBP akan semakin dikenal luas serta memberikan nilai ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pembinaan yang produktif dan bermakna. (kc1)
