PURUK CAHU – Penyerapan aspirasi masyarakat di kawasan pelosok Daerah Pemilihan (Dapil) III resmi dilaporkan ke lembaga legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Ahmad Maulana, memaparkan secara rinci hasil penyerapan aspirasi dalam Rapat Paripurna Ke-7 Masa Sidang II yang berlangsung di Gedung DPRD Murung Raya, Senin (13/07/2026).
Laporan tersebut disusun berdasarkan peninjauan lapangan yang dilaksanakan sejak 30 Juni hingga 5 Juli 2026 di tiga wilayah, yakni Kecamatan Permata Intan, Sumber Barito, dan Seribu Riam.
Maulana menegaskan, bahwa mayoritas usulan warga di kawasan tersebut berfokus pada pemenuhan infrastruktur jalan, akses listrik, jaringan telekomunikasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta program pemulihan ekonomi lokal.
“Harapannya seluruh aspirasi ini segera ditindaklanjuti. Perencanaan pembangunan harus berbasis kebutuhan nyata agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Maulana saat membacakan laporan.
Di Kecamatan Permata Intan, warga dari sejumlah desa dan kelurahan memohon program bedah rumah, penambahan nakes dan guru, perbaikan jalan dan jembatan, perluasan jaringan listrik, hingga bantuan sarana produksi pertanian.
Kebutuhan serupa juga dikemukakan oleh masyarakat di Kecamatan Sumber Barito yang meminta pembangunan rumah dinas bagi tenaga medis dan pengajar, penyediaan air bersih, pembenahan sarana ibadah, serta penyaluran bibit tani dan ikan.
Sementara itu, warga di kawasan terluar Kecamatan Seribu Riam menuntut perhatian serius terkait keterisolasian wilayah. Usulan yang disampaikan meliputi pembangunan jalan jembatan penghubung antardesa, penambahan menara tower sinyal seluler, pengadaan instalasi air bersih, rehabilitasi gedung sekolah, serta penyediaan fasilitas operasional pertanian.
Menurut Maulana, bahwa berbagai usulan yang terhimpun tersebut murni merupakan potret kondisi objektif di lapangan. “Hendaknya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya untuk menjadikan dokumen reses Dapil III ini sebagai rujukan utama dalam penyusunan skala prioritas APBD Tahun Anggaran 2027,” pungkasnya. (kc4)
