PURUK CAHU – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HKN) Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum emas untuk memperkuat kembali rasa persatuan dan semangat gotong royong di seluruh lapisan masyarakat. Ajakan ini disuarakan secara lantang oleh kalangan legislatif Kabupaten Murung Raya, demi mendorong kemajuan daerah yang lebih signifikan.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, menegaskan bahwa HKN harus dimaknai sebagai titik balik bagi seluruh elemen bangsa, khususnya warga kabupaten setempat, untuk bersatu padu. “Esensi utama dari kebangkitan nasional adalah bagaimana masyarakat bisa bahu-bahu membangun kemandirian bangsa dengan fondasi kepedulian sosial yang kuat,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Dia mengingatkan, bahwa agenda tahunan ini tidak boleh terjebak dalam batas seremoni atau rutinitas formalitas belaka. Peringatan HKN harus mampu menyalut semangat kebangsaan serta menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai peran penting setiap warga negara dalam pembangunan.
Sebagai legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mahyono juga memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan kembali komitmennya di parlemen. “Kami akan terus mengawal dan memperjuangkan lahirnya kebijakan-kebijakan daerah yang pro-rakyat, terutama dalam menciptakan sistem pendidikan yang merata, adil, serta inklusif di Murung Raya,” pungkasnya.
Secara khusus, Mahyono memberikan perhatian besar kepada generasi muda sebagai pilar masa depan Indonesia. Dia mengajak kaum milenial dan Gen Z di Murung Raya untuk menjadikan HKN sebagai ruang refleksi diri, agar mereka tidak hanya mengejar pendidikan formal yang tinggi tetapi juga tetap menjaga erat nilai-nilai kebhinnekaan serta persatuan.
“Kami mengajak seluruh pihak, baik jajaran pemerintah daerah, swasta, hingga masyarakat luas, untuk terus mempererat sinergi. Melalui kerja keras yang harmonis dan gotong royong yang konsisten, saya optimistis Kabupaten Murung Raya yang lebih hebat, maju, dan sejahtera dapat diwujudkan bersama,” tuturnya. (kc4)
