PURUK CAHU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya memberikan dukungan penuh kepada kontingen daerah yang akan berlaga di ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026. Dukungan ini mengalir seiring dengan persiapan matang para peserta untuk mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, S.HI mengatakan bahwa FBIM yang dijadwalkan berlangsung pada 17–23 Mei 2026 di Kota Palangka Raya bukan sekadar pentas hiburan tahunan. Lebih dari itu, festival bergengsi ini merupakan wadah krusial untuk memperkenalkan serta memperkuat identitas budaya khas Murung Raya di mata publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Dina usai dirinya menghadiri langsung prosesi pelepasan resmi kontingen yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Kota Puruk Cahu, pada Rabu (13/7/2026). Kehadiran unsur pimpinan DPRD ini menjadi suntikan moral tersendiri bagi para seniman dan atlet tradisional yang akan bertolak menuju ibu kota provinsi.
Menurut Dina, ajang berskala provinsi ini memegang peranan strategis sebagai sarana promosi. “Melalui festival ini, kekayaan seni, keunikan adat istiadat, hingga eksotisme olahraga tradisional yang dimiliki Kabupaten Murung Raya dapat dipamerkan dan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat Kalimantan Tengah maupun wisatawan luar,” ujarnya.
Legislator perempuan ini juga menitipkan pesan penting agar seluruh anggota kontingen agar dapat tampil dengan rasa percaya diri yang tinggi. Selain performa yang maksimal, dia secara khusus meminta para peserta untuk selalu menjaga kekompakan tim, mempererat kebersamaan, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya atas komitmen berkelanjutan dalam melestarikan warisan leluhur. Langkah aktif pemerintah daerah dalam memfasilitasi kontingen ke ajang FBIM dinilai sebagai bukti nyata kepedulian terhadap eksistensi budaya daerah agar tetap hidup dan berkembang,” tuturnya. (kc4)
