PURUK CAHU – Seiring meningkatnya intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Murung Raya, masyarakat diimbau untuk memperketat kewaspadaan. Langkah antisipasi dini dinilai sangat penting, guna mencegah timbulnya korban maupun kerugian materiil akibat potensi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, menyampaikan bahwa guyuran hujan lebat yang terjadi secara terus-menerus selama beberapa hari terakhir telah memicu kerawanan tinggi. “Fenomena cuaca ekstrem ini sangat rentan memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah longsor,” katanya, Rabu (20/5/2026).
Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan pemantauan di lapangan, luapan air dilaporkan mulai merendam sejumlah permukiman warga yang berada di dataran rendah. Beberapa wilayah yang saat ini sudah terdampak banjir di antaranya adalah Desa Muara Sumpoi dan Desa Juking Pajang yang terletak di wilayah Kecamatan Murung.
Imanudin, yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Murung dan Tanah Siang Selatan, memberikan perhatian khusus pada kawasan-kawasan kritis. “Saya meminta warga yang menetap di sepanjang bantaran perairan Sungai Barito serta daerah lereng perbukitan untuk lebih berhati-hati dan selalu memantau pergerakan debit air,” tuturnya.
Menyikapi situasi tanggap darurat ini, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mendesak Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk tidak tinggal diam. Dia meminta instansi teknis terkait, untuk segera menyiagakan personel dan memastikan seluruh sarana serta prasarana tim tanggap darurat siap bergerak cepat kapan pun dibutuhkan.
“Keselamatan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Kami sangat berharap adanya sinergi dan komunikasi yang kuat antara masyarakat dan aparat perdesaan, termasuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat adanya tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar,” imbuhnya. (kc4)
