22.3 C
Palangkaraya
Rabu, 22 Juli 2026
Kalteng Center
DPRD Kab. Murung RayaKabar KaltengLegislatif

DPRD Minta Pelatihan Kerja Diselaraskan dengan Kebutuhan Pasar

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Fredrich Dominggus Yoga. (FOTO: NET)

PURUK CAHU – Langkah strategis guna mendongkrak kualitas serta daya saing tenaga kerja lokal terus didorong oleh kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), Fredrich Dominggus Yoga, meminta agar seluruh program pelatihan kerja yang digagas pemerintah daerah maupun swasta benar-benar diselaraskan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri terkini.

Fredrich menilai, bahwa sinkronisasi materi pelatihan sangat krusial agar ilmu dan keahlian yang didapat peserta relevan dengan lapangan kerja. Sektor-sektor vital di Murung Raya seperti pertambangan, perkebunan kelapa sawit, hingga bidang jasa dinilai menjadi pangsa pasar utama yang berpotensi besar menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

“Pelatihan kerja harus mampu menjawab kebutuhan industri yang ada di daerah. Dengan begitu, tenaga kerja lokal memiliki daya saing dan peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja,” ujar Fredrich, baru-baru ini.

Politisi dari PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya kurikulum pelatihan berbasis standar kompetensi riil yang dicari oleh pihak perusahaan. “Para pencari kerja lokal tidak cukup hanya dibekali selembar sertifikat formalitas, melainkan harus pula diberikan keterampilan praktis yang siap diadu di dunia kerja,” katanya.

Lebih lanjut, dia mendorong penguatan sinergi antara dinas teknis, lembaga pelatihan kerja (LPK), dan jajaran manajemen perusahaan swasta. Kolaborasi lintas sektor ini diyakini menjadi kunci utama agar program peningkatan kapasitas SDM berjalan lebih efisien, tepat sasaran, serta berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran daerah.

“Guna menjaga agar program pelatihan tidak ketinggalan zaman, kami mengusulkan agar pemerintah daerah rutin melakukan pemetaan kebutuhan pasar kerja secara berkala. Langkah inventarisasi ini penting, untuk membaca tren dinamika industri serta kualifikasi spesifik yang sedang dibutuhkan investor,” tuturnya.

Fredrich optimistis, bahwa investasi yang masuk ke Murung Raya akan membawa kesejahteraan nyata jika masyarakat lokal menjadi pemain utama. “Tujuan akhirnya adalah menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja, kompeten, dan mampu bersaing sehingga manfaat pembangunan dan investasi di daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya. (kc4)

Related posts

Musrenbang Zona III Dimulai di Kecamatan Katingan Tengah

Tim Redaksi

PT. SADP II Gelar Soft Opening Terminal BBM, Wabup Barsel: Kita Dukung Sektor Energi Berkelanjutan

Tim Redaksi

Hiburan Rakyat, Hapakat Gelar Lomba Cosplay Kostum Jadul dan Happy Dangdut

Tim Redaksi

Leave a Comment

You cannot copy content of this page