KUALA KURUN – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 1018-04/Kurun mendampingi kegiatan sosialisasi dan penyuluhan karhutla yang dilaksanakan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad di PT ATA, Desa Teluk Nyatu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Aula Kantor PT ATA dan diikuti jajaran asisten, bagian hubungan masyarakat (humas), karyawan, serta para pekerja perusahaan. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan karhutla, serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Dalam penyampaian materi, para Pasis Seskoad mengedukasi peserta tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan sekaligus mengajak seluruh elemen perusahaan untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla. Upaya pencegahan tersebut dinilai memerlukan kepedulian dan keterlibatan bersama, baik di lingkungan perusahaan maupun di tengah masyarakat.
Baca Juga : Perwira Siswa Dikreg LXVIII Seskoad Gelar Penyuluhan Penanggulangan Karhutla di SMAN 1 Tewah
Adapun Pasis Dikreg LXVIII Seskoad yang hadir, yakni Mayor Inf Atma Negara, Mayor Mar Agus Dwi, Mayor Inf Iksan, Mayor Inf Septian, Mayor CPM Aris Siam, Mayor CBA Ardi Pitong, Mayor Kav Reja Riski, dan Mayor Czi Hendri. Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten PT ATA, Humas PT ATA, Babinsa Koramil 1018-04/Kurun, serta sejumlah karyawan dan pekerja perusahaan.
Melalui sosialisasi ini, seluruh peserta diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta menghindari praktik pembakaran hutan dan lahan dalam kegiatan pembukaan maupun pengelolaan lahan. Selain itu, kesadaran untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini diharapkan dapat terus ditingkatkan guna meminimalkan risiko terjadinya karhutla.
Komandan Kodim (Dandim) 1018/Gunung Mas, Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, S.Sos., M.H.I., senantiasa menekankan kepada seluruh jajaran agar meningkatkan kepedulian dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya mencegah karhutla.
“Melalui kegiatan pendampingan dan edukasi seperti ini, diharapkan upaya menjaga lingkungan serta menciptakan wilayah Kabupaten Gunung Mas yang bebas dari kebakaran hutan dan lahan dapat terlaksana secara berkelanjutan,” ujar Dandim. (kc3)
